Create your own at MyNiceProfile.com

Senin, 06 April 2015

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)

Definisi
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah bidang yang berhubungan  dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja.
Kesehatan dan keselamatan kerja cukup penting bagi moral, legalitas, dan finansial. Semua organisasi memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu. Praktek K3 meliputi pencegahan, pemberian sanksi, dan kompensasi, juga penyembuhan luka dan perawatan untuk pekerja dan menyediakan perawatan kesehatan dan cuti sakit. K3 terkait dengan ilmu kesehatan kerja, teknik keselamatan, teknik industri, kimia, fisika kesehatan, psikologi organisasi dan industri, ergonomika, dan psikologi kesehatan kerja.
Tujuan Dan Sasaran K3
Menciptakan suatu sistim keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan efektif.
Sebagai mana yang telah tercantum didalam Undang Undang No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja :
1.      Setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktivitas Nasional
2.      Setiap orang lainnya yang berada di tempat kerja perlu terjamin pula keselamatannya
3.      Sahwa setiap sumber produksi perlu dipakai dan dipergunakan secara aman dan effisien
4.      Bahwa berhubung dengan itu perlu diadakan segala daya-upaya untuk membina norma-norma perlindungan kerja
5.      Bahwa pembinaan norma-norma itu perlu diwujudkan dalam Undang-undang yang memuat ketentuan-ketentuan umum tentang keselamatan kerja yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, industrialisasi, teknik dan teknologi.
Jenis Bahaya Di Tempat Kerja
Bahaya fisik adalah sumber utama dari kecelakaan di banyak industri. Bahaya tersebut mungkin tidak bisa dihindari dalam banyak industri seperti konstruksi dan pertambangan, namun seiring berjalannya waktu, manusia mengembangkan metode dan prosedur keamanan untuk mengatur risiko tersebut. Buruh anak menghadapi masalah yang lebih spesifik dibandingkan pekerja dewasa. Jatuh adalah kecelakaan kerja dan penyebab kematian di tempat kerja yang paling utama, terutama di konstruksi, ekstraksi, transportasi, danperawatan bangunan.
Permesinan adalah komponen utama di berbagai industri seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, dan pertanian, dan bisa membahayakan pekerja. Banyak permesinan yang melibatkan pemindahan komponen dengan kecepatan tinggi, memiliki ujung yang tajam, permukaan yang panas, dan bahaya lainnya yang berpotensi meremukkan, membakar, memotong, menusuk, dan memberikanbenturan dan melukai pekerja jika tidak digunakan dengan aman. Tempat kerja yang sempit yang memiliki ventilasi dan pintu masuk/keluar terbatas, seperti tank militer, saluran air, dan sebagainya juga membahayakan. Kebisingan juga memberikan bahaya tersendiri yang mampu mengakibatkan hilangnya pendengaran. Temperatur ekstrim panas mampu memberikan stress panas, kelelahan, kram, ruam, mengabutkan kacamata keselamatan, dehidrasi, menyebabkan tangan berkeringat, pusing, dan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Pada temperatur ekstrim dingin, risiko yang dihadapi adalah hipotermia, frostbite, dan sebagainya. Kejutan listrik memberikan risiko bahaya seperti tersengat listrik, luka bakar, dan jatuh dari fasilitas instalasi listrik.
Bahaya biologis yaitu bakteri, virus, fungi, patogen bawaan darah, tuberculosis dan sebagainya. Bahaya kimiawi yaitu asam, basa, logam berat, pelarut, petroleum, partikulat, asbestos, silika, asap, bahan kimia reaktif, api, bahan yang mudah terbakar, ledakan.  Ada beberapa masalah psikologis dan sosial yaitu stres akibat jam kerja terlalu tinggi atau tidak sesuai waktunya, kekerasan di dalam organisasi, penindasan, pelecehan seksual, keberadaan bahan candu yang tidak menyenangkan dalam lingkungan kerja, seperti rokok dan alkohol.
Sasaran K3 dalam bidang ini antara lain yaitu menjamin keselamatan pekerja, menjamin keamanan alat yang digunakan, dan menjamin proses produksi yang aman dan lancar. Dalam berlaku Norma-norma yang harus dipahami antarra lain aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja, diterapkan untuk melindungi tenaga kerja, resiko kecelakaan dan penyakit kerja. Tujuan norma-norma tersebut agar terjadi keseimbangan dari pihak perusahaan dapat menjamin keselamatan pekerja. Pada dasarnya K3 mempunyai dasar – dasar hukum yang diterapkan adapun Dasar hukum K3 adalah :
1.      UU No.1 tahun 1970
2.      UU No.21 tahun 2003
3.      UU No.13 tahun 2003
4.      Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-5/MEN/1996
Hambatan dari penerapan K3 dapat dilihat sebagai berikut :
a.       Hambatan dari sisi pekerja/ masyarakat :
1.      Tuntutan pekerja masih pada kebutuhan dasar
2.      Banyak pekerja tidak menuntut jaminan k3 karena SDM yang masih rendah.
b.      Hambatan dari sisi perusahaan :
1.      Perusahaan yang biasanya lebih menekankan biaya produksi atau operasional dan meningkatkan efisiensi pekerja untuk menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Istilah-istilah yang ditemui dalam dalam dunia kerja :
A.    Harzard adalah suatu keadaan yng dapat menimbulkan kecelakaan, penyakit dan kerusakan yang menghambat kemampuan pekerja.
B.     Danger/ bahaya adalah tingkat bahaya suatu kondisi yang dapat mengakibatkan peluang bahaya yang mulai tampak sehingga mengakibatkan memunculkan suatu tindakan.
C.     Risk adalah prediksi tingkat keparahan bila terjadi bahaya dalam siklus tertentu.
D.    Incident adalah memunculnya kejadian yang bahaya yang dapat mengadakan kontak dengan sumber energi yang melebihi ambang batas normal.
E.     Accident adalah kejadan bahaya yang disertai dengan adanya korban atau kerugian baik manusia maupun peralatan.
Cara pengendalian ancaman bahaya kesehatan kerja :
1.      Pengendalian teknik
Contoh : Mengganti prosedur kerja, Menutup atau mengisolasi bahan bahaya, Menggunakan otomatisasi pekerja, Ventilasi sebagai pengganti udara yang cukup.
2.         Pengendaan administrasi
Contoh : Mengatur waktu yang pas/ sesuai antara jam kerja dengan istirahat, Menyusun peraturan k3, Memasang tanda-tanda peringatan, Membuat data bahan-bahan yang berbahaya dan yang aman, Mengadakan dan melakukan pelatihan system penanganan darurat.
Standart keselamatan kerja berupa pengamanan sebagai tindakan keselamatan kerja yaitu perlindungan badan yang meliputi seluruh badan, perlindungan mesin, pengamanan listrik yang harus mengadakan pengecekan berkala, pengamanan ruangan , meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran, penerangan yang cukup, ventilasi yang cukup, jalur evakuasi yang khusus. Alat pelindung diri Adalah perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiridan orang di sekelilingnya. Adapun bentuk peralatan dari alat pelindung :
a.         Safety helmet, sebagai pelindung kepala dari benda-benda yang dapat melukai kepala.
b.         Safety belt, sebagai alat pengaman ketika menggunakan alat trasportasi.
c.         Penutup telinga, sebagai penutu telinga ketika bekerja di tempat yang bising.
d.        Kaca mata pengamanan, sebagai pengamanan mata ketika bekerja dari percikan.
e.         Pelindung wajah, sebagai pelindung wajah ketika bekerja.
f.          Masker, sebagai penyaring udara yang dihisap di tempat yang kualitas udaranya kurang bagus.


Terima Kasih Kepada Sumber :


Jumat, 19 Desember 2014

Contoh Struktur Organisasi dan Informasi Usaha dan Kegiatan PT. Kertas blabak

Bidang  Usaha
Perusahaan PT. Kertas Blabak, bergerak dibidang Industri kertas, yang memproduksi bermacam-macam kertas, sebagian besar kertas industry, dan sebagian kertas budaya. Jenis Kertas yang diproduksi mulai kertas tipis (70 gram/m2) sampai dengan kertas tebal (400 gram/m2). Pemasaran produknya meliputi berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan potensi untuk pasar ekspor masih sangat terbuka.
Perkembangan Mesin Produksi
PT. Kertas Blabak merupakan industri yang bergerak di bidang industri kertas daur ulang, sesuai dengan Ijin Usaha Industri yang dikeluarkan oleh Menteri Negara Penggerak Investasi / Ketua BKPM, demgan kapasitas  terpasang PT.Kertas Blabak  adalah  52.200  ton/ tahun.
PT. Kertas Blabak memiliki dua unit Paper Machine, yaitu Paper Machine # 1 ( PM-1 ) dan Paper Machine # 2 ( PM-2 ). PM-1 dibangun sejak tahun 1957 menggunakan mesin dan peralatan dari  “Sindicato Cellulosa Pomillio” Italia, dan mulai berproduksi tahun 1962 dengan kapasitas produksi 7.200 ton/tahun. Penambahan mesin kertas PM-2 dibangun tahun 1993, mesin ex. Australia, mempunyai kapasitas produksi 45.000 ton/tahun, dilengkapi dengan mesin size-press & mesin coating, selain itu dilengkapi dengan peralatan-peralatan automasi dari Valmet - Finlandia, sehingga mesin dapat dioperasikan secara automatic. PM-2 mulai beroperasi pada tahun 1998.
Pada tahun 2005, telah dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan mulai beroperasi tahun 2006. Pembangunan IPAL sebagai wujud kepedulian perusahaan turut menjaga lingkungan sesuai regulasi pemerintah dalam hal pengelolaan limbah cair. Pada tahun 2006, dilakukan pembangunan Coal Fired Boiler dalam upaya  efisiensi biaya produksi uap. Steam Boiler yang semula menggunakan bahan bakar minyak diganti dengan Steam Boiler yang menggunakan bahan bakar batu bara. Coal Fired Boiler mulai beroperasi pada bulan Maret 2006. Untuk optimalisasi kapasitas produksi & perbaikan kualitas kertas, di unit mesin kertas, PM-1 dan PM-2, dilakukan penambahan peralatan-peralatan / mesin-mesin ex. Fufa-Taiwan terutama di bagian Stock Preparation.
Selama ini, sumber energy yang dipergunakan untuk mengoperasikan mesin-mesin berasal dari energy listrik PLN dengan kapasitas daya 4.000 KVA.

Jenis Kertas & Pemasarannya
            Jenis kertas yang diproduksi adalah kertas Industri dan sebagian kertas Budaya. Kertas yang diproduksi oleh PM-1 antara lain : Drawing Paper, Wrapping Paper, Cassing dan Medium Liner, sedangkan untuk PM-2 antara lain : Corrugated Medium, Kraft Liner, Medium Liner, Base Paper Coated, HVO warna, Yellow Board, Duplex Board non Coated. Produk-produk tersebut dipasarkan dalam bentuk roll dan lembaran / sheet, sesuai dengan permintaan pelanggan, pemasarannya sementara masih untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan untuk ke depannya memungkinkan untuk dikembangkan ke pasar ekspor.
Areal market PT. Kertas Blabak atas dasar lokasi/daerah adalah sebagai berikut :
                                    Areal Market     % Market
Jawa-Timur          + 50 %
Jabar & Banten     + 40 %
Jawa Tengah        + 10 %
Bahan Baku yang Dipergunakan
Saat ini, bahan baku utama yang dipergunakan  PT. Kertas Blabak adalah kertas bekas ( waste paper ) yang berasal dari lokal, dari daerah Magelang, Jogja, Solo, Semarang, Tegal, Purwokerto dan sekitarnya. Kebutuhan bahan baku kertas bekas juga bisa dipenuhi dari import. PT. Kertas Blabak telah mempunyai perijinan untuk mendatangkan bahan baku kertas bekas dari import tersebut, dengan melalui pelabuhan di Semarang maupun Surabaya.
Jenis bahan baku (kertas bekas) yang dipakai antara lain : Mixed Waste, Karton Box, Duplex, Koran Bekas, CD, HVS Selektif, Buku Tulis Bekas, Arsip HVS dll.

Lahan & Bangunan
Status lahan kegiatan operasional PT. Kertas  Blabak adalah Hak Guna Bangunan  atas  nama   PT.Kertas Blabak berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan  Nasional yang terdiri  atas 19 bidang sebagaimana  tercantum dalam  table-4 terlampir. Jumlah dan jenis bangunan, dan fungsi bangunan di dalam pabrik, terlampir pada table 5 & 6.

Pengelolaaan Lingkungan
Mengelola lingkungan sekitar pabrik secara Ecofriendly sebagai berikut :
a.       Pengendalian Pencemaran Air
Pada tahun 2005 perusahaan membangun IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) dengan proses FISIKA ( Lamella Clarifier ), KIMIA (Koagulasi & Flokulasi) dan BIOLOGI ( activated sludge ) dengan kapasitas terpasang 5.000 m³ / hari.
b.       Pengendalian Pencemaran Udara
Pemeliharaan rutin terhadap Boiler batubara dan mengoptimalkan operasional alat-alat penangkap debu yang terikut di gas buang.
c.       Pengelolaan Limbah padat
Sludge dari IPAL dikembalikan ke proses, fly ash dan bottom dimanfaatkan untuk produk batako. Memiliki tempat penampungan sementara (TPS) di dua lokasi, yaitu TPS-1 & TPS-2, digunakan untuk menyimpan limbah sludge, fly ash dan bottom ash. Menyediakan lokasi tempat penampungan limbah reject plastic.
Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR)
Program CSR dilaksanakan melalui :
-             Membantu Pemda pada umumnya, khususnya lingkungan sekitar pabrik dalam membuat saluran pengendalian banjir, yang berfungsi untuk mengendalikan banjir di jalan-jalan sekitar pabrik, terutama pada saat musim penghujan.
-             Membantu tempat ibadah masyarakat sekitar pabrik, terutama pada saat hari raya keagamaan.
-             Pemanfaatan fasilitas perusahaan untuk kegiatan masyarakat sekitar maupun kegiatan belajar mengajar sekolah yang ada disekitar pabrik, seperti Lapangan Tennis, Lapangan Bulutangkis, Lapangan Volley, serta Gedung Pertemuan.
-             Kerjasama dengan Ta’mir Masjid Desa Mungkid dalam pembersihan reject pabrik 
Sumber Daya Manusia
            Tenaga kerja yang bekerja di PT.Kertas Blabak berjumlah 290 orang yang berasal dari sekitar  perusahaan, dan daerah di sekitarnya, yang terdiri dari berbagai  latar  belakang  pendidikan. Dengan pengalaman kerja rata-rata lebih dari 10 tahun, pada umumnya tenaga kerja telah menguasai bidang kerjanya masing-masing. Tabel 7 menunjukkan klasifikasi pendidikan dan umur tenaga kerja.
Struktur Organisasi
Sesuai  dengan  system  manajemen  yang diterapkan  PT.Kertas  Blabak ,maka  dibentuk  struktur  organisasi   perusahaan   yang  jelas.  Yang     menggambarkan  posisi  dan  tugas  masing-masing  personil  perusahaan.  organisasi  perusahaan  PT.Kertas  Blabak  dipimpin oleh  Direksi  (Direktur Utama  dan Direktur )  dan dibantu  oleh  beberapa  Manager   dan  Section  Head ,  kerangka  struktur  organisasi  PT.Kertas Blabak.
Dokumen & Perijinan
            Sebagai perusahaan yang telah lama berumur lebih dari 50 tahun, dokumen dan perijinan yang dimiliki oleh PT. Kertas Blabak sudah cukup lengkap, sehingga merupakan salah satu alas an yang menarik bagi investor untuk melanjutkan usaha industry kertas ini. Tabel 8 menunjukkan daftar perijinan yang dimiliki perusahaan.
Keunggulan Kompetitif yang Dimiliki
-             Mesin bisa menghasilkan multi produk sehingga banyak diminati oleh banyak pelanggan.
-             Kapasitas produksi mesin yang sesuai / pas  dengan komsumsi grade pasar menengah kebawah sehingga mudah diserap oleh pasar.
-             Terletak di daerah yang stategis untuk mendapatkan bahan baku kertas ( Yogya & Solo sebagai kota pelajar ).
-             Sumber air untuk proses produksi yang sangat cukup, sehingga pontensial untuk mengembangkan kapasitas pabrik.
-             Perijinan yang lengkap sehingga memudahkan investor untuk melakukan pengembangan usahanya.
Prestasi yang Pernah Diraih
-             Juara I lomba K3 antar perusahaan Kabupaten Magelang, Th. 1996.
-             Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah sebagai perusahaan PMDN berprestasi, Th. 2007
Visi & Misi Perusahaan
Dalam menjalankan Perusahaan Jajaran Direksi PT. Kertas Blabak mempunyai VISI dan MISI sbb. :
   Visi :
-          Mengutamakan kepuasan pelanggan
-          Peningkatan produksi dengan memperhatikan kemampuan Perusahaan dan Lingkungan sekitar
-          Menerapkan Sistem Manajemen Mutu yang diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari
   Misi :
-          Menghasilkan produk unggulan yang dapat bersaing dan ramah lingkungan
-          Meningkatkan kemapuan dan kuantitas Sumber Daya Manusia
-          Meningkatkan efisiensi dan efektivitas di semua bidang
-          Optimalisasi kapasitas PM – 1 dan PM – 2
-          Meningkatkan kesejahteraan karyawan
-          Menaikkan citra Perusahaan menjadi Perusahaan yang bonafid


Terima Kasih Sumber :
http://kertasblabak.blogspot.com/p/informasi-usaha-dan-kegiatan-pt-kertas.html

PROPOSAL KERJA SAMA PENGUPASAN DAUR ULANG KERTAS


PengupasanDaurUlang KertasPlastik Pendahuluan TUJUAN PENGEMBANGAN PROYEK Dalam rangka meningkatkan pendapatan maka diperlukan usaha yang bersifat Kreatif, Agresif, Penuh Perhitungan dan Berorientasi Pasar yang selalu dibutuhkan. Usaha tersebut juga diharapkan mampu memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja potensial yang saat ini jumlahnya sangat melimpah, baik itu angkatan kerja baru maupun angkatan kerja yang oleh karena kondisi perekonomian Makro terpaksa harus menganggur akibat tidak adanya kesempatan kerja atau terkena PHK. Dengan demikian tujuan dari pengembangan proyek itu sendiri ada dua yaitu dari Aspek Ekonomi dan dari Aspek Sosial. Aspek Ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan sementara Aspek Sosial adalah untuk membantu masyarakat dalam mengatasi Pengangguran. STUDI KELAYAKAN PROYEK Kertas yang dilapisi plastik jenis PP disebut juga dengan kertas laminasi atau noblen yang sering dipakai untuk penggunaan pada kemasan sak semen, sak tepung dan sak pupuk. Di Indonesia ada beberapa pabrik semen, pabrik pupuk dan pabrik tepung, yang mana selalu ada limbah sisa hasil produksi pada kemasan produk mereka. Dan sisa hasil produksi ini terbagi menjadi 3 macam jenis yaitu, jenis lembaran, jenis PL dan jenis rol. Limbah jenis kertas laminasi ini kurang begitu diminati pengepul pada umumnya karena masih jadi satunya antara kertas dan plastik. Dan masih sedikitnya pengusaha yang fokus pada usaha pengupasan noblen ini. Untuk itu kami tertarik untuk mewujudkan proyek ini, disamping itu ada begitu banyak pengembangan-pengembangan usaha yang bisa dihasilkan melalui usaha ini. Selain itu tidak ada limbah yang dihasilkan, karena kertas dan plastiknya laku terjual atau bisa diproduksi, sebab daur ulang disini termasuk kategori daur ulang bersih dan nantinya kita bisa menarik tenaga kerja atau mitra usaha yang banyak dari berbagai kalangan masyarakat. Selama hampir setahun ini kami sudah memproduksi usaha ini yang jenis PL, akan tetapi dari pengalaman yang sudah, untuk jenis PL kurang begitu efisien yang disebabkan proses produksi yang lama.
PengupasanDaurUlang KertasPlastik Pendahuluan Dibandingkan dengan jenis yang lembaran, proses produksi lebih efisien dan lebih tinggi harga jual ke pabrik peleburannya. Dengan begitu produksi pabrikpun akan selalu berjalan dengan baik dan teratur. Produksi noblen jenis PL,Pengupasan Daur Ulang KertasPlastik Penjelasan Usaha MESIN PRODUKSI Berikut adalah mesin untuk pengupasan limbah kertas plastik jenis lembaran. Dengan mesin ini menurut riset dan data yang ada mampu berproduksi dalam sehari 1 ton. Dimensi mesin 1,5m x 5m dengan berat 600kg dan total tenaga di mesin adalah 20,75 kw. Mesin ini hanya bisa digunakan untuk memisahkan kertas berbahan kraft/ noblen. Mesin Pemisah Kertas Plastik Lembaran,PengupasanDaurUlang KertasPlastik Penjelasan Usaha PENJELASAN TENTAN PERUSAHAAN - Di usaha ini kita berfokus pada pengupasan noblen yang mana memisahkan antara plastic dan kertas yang kemudian kita jual plastic dan kertasnya ke pabrik-pabrik peleburan. Untuk plastic diterima pabrik peleburan di Surabaya untuk diolah menjadi bahan setengah jadi atau bijih plastic sedangkan untuk kertas diterima pabrik peleburan di Kudus untuk bhan campuran yang diolah menjadi asbes. - Di usaha ini kita akan selalu berhubungan dengan beberapa pabrik-pabrik peleburan yang akan menerima hasil akhir dari produksi kita. Dan beberapa penyedia bahan produksi kita, disini bias langsung dari pabrik penyedia atau dari pereorangan yang memang mereka memiliki noblen / kertas laminasi dari sisa hasil pemakaian produk mereka. - Dengan produksi yang memberlakukan system kerja bergantian atau shift maka disini diwajibkan setiap pegawai bertanggung jawab penuh dengan pekerjaannya yang sudah tertulis dalam bagan kerja Berikut bagan kerjaanya : Head Of Factory KEP. PRODUK I EMPLOYEE I KEP. PRODUK II EMPLOYEE II KEP. PRODUK III EMPLOYEE III MANAGER FINANCE 05
PengupasanDaurUlang KertasPlastik Permodalan PERSIAPAN AWAL Berdasarkan pengalaman dan riset selama setahun lebih maka dengan yakin dan optimis kami akan memulai bisnis pengupasan daur ulang kertas plastik. Sebagai gambaran umum untuk memulai usaha ini dibutuhkan modal sebesar Rp. 100.000.000,- untuk mengcover lahan pabrik, bahan baku, mesin produksi, maintenance dll. PERHITUNGAN AWAL
- Sewa Tempat Usaha : Rp. 10.000.000,-
- mesin produksi kupasan lembaran : Rp. 35.000.000,-
- 1 buah mesin packaging dan timbangan : Rp. 5.000.000,-
- Bahan baku + lain-lain (operasional, listrik, maintenance,dll) : Rp. 50.000.000,
- TOTAL: Rp. 100.000.000,

- ESTIMASI PERHITUNGAN TIAP BULAN

- Kapasitas mesin 500kg/8jam kerja, produksi jalan 2 shift - Penyusutan bahan 5% - Hasil perbandingan olahan plastik 55% dan kertas 45%- Harga jual plastik Rp. 9.000,- dan kertas Rp. 2.500,

- PERHITUNGANNYA SEBAGAI BERIKUT :

 (500 x 2 shift) : 1 ton/ hari x 30 hari kerja : 30 ton/bulan · Penyusutan 5% : Plastik 53% : 15,9 ton Kertas 42% : 12,6 ton · Harga jual Plastik : Rp. 143.100.000,- Kertas : Rp. 31.500.000
TOTAL : Rp. 174.600.000,

-  PengupasanDaurUlang KertasPlastik Aliran Kas 07 Pengeluaran
- Bahan (Rp. 3.900,-/kg x 30 ton) : Rp. 117.000.000,- - Tenaga (8 pegawai) : Rp. 8.000.000,- PROFIT : - Listrik : Rp. 8.600.000,- Rp. 174.600.000 - - Maintenance : Rp. 1.500.000,- Rp. 151.400.000 = - Packaging : Rp. 3.000.000,- Rp. 23.200.000,- /bln - Telpn + speedy : Rp. 300.000,- - Operasional : Rp. 3.000.000,- - Transportasi : Rp. 10.000.000,

- ALIRAN KAS PERUSAHAAN

 Perputaran uang kas perusahaan selama 3 tahun. Pengeluaran dibulan awal : - Pemesanan mesin ( 3 minggu - 1 bulan ) : Rp. 35.000.000,- - Pembelian bahan 10 ton : Rp. 39.000.000,- - Sewa tempat usaha : Rp. 10.000.000,- - Listrik : Rp. 2.000.000,- - Pendukung kerja ( masker, kaos tangan, tabung pemadam, p3k, air minum, dll) : Rp. 3.000.000,- TOTAL : Rp. 89.000.000,- TOTAL : Rp. 151.400.000,-
PengupasanDaurUlang KertasPlastik Aliran Kas Bulan ke dua mulai produksi dan dikirim ke pabrik peleburan bijih plastik di Surabaya untuk plastiknya dan kertasnya dikirim ke pabrik peleburan untuk asbes di Kudus dan di Jakarta setiap minggu sekali. Dengan system pembayaran yang cash maka uang bisa dipakai untuk operasional dan pembelian bahan di bulan berikutnya.Untuk kapasitas pabrik peleburannya sendiri di Surabaya memiliki kapasitas 500ton per bulan.
PERENCANAAN ALIRAN KAS MINGGUAN
Target pengiriman hasil produksi 8 ton/ minggu
- Kertas : Rp. 8.400.000,-
- Plastik : Rp. 38.160.000,
- TOTAL : Rp. 46.560.000,- Rp. 46.560.000,- Rp. 31.200.000,
- Pembelian bahan 8 ton Rp. 15.360.000,-
- Gaji karyawan - Maintenance - Packaging - Transportasi - operasional - Pengeluaran wajib • Listrik • Telpn + speedy • Lain-lain - Profit perusahaan : Rp. 2.000.000,- Rp. 375.000,- Rp. 750.000,- Rp. 2.500.000,- Rp. 750.000,- Rp. 2.150.000,- Rp. 75.000,- Rp. 100.000,- Rp. 6.660.000,- Rp. 8.700.000,-
 PengupasanDaurUlang KertasPlastik Penanggung Jawab Kerja dan Pabrik WACHID CAHYADI WIBOWO 0823 240 300 10 Jl. Markisa 1A Soropadan RT. 02 RW. 08 Karangasem – Laweyan – Surakarta 09

PengupasanDaurUlang KertasPlastik INVESTOR - Investasi untuk memulai usaha adalah sebesar Rp. 100.000.000,-. - Penandatanganan MOU didepan notaris, bisa dari pihak pertama atau pihak kedua. - Bagi hasil 55 : 45 dari profit usaha ( investor 55% dan owner 45% ). - Pembagian profit mulai bulan ke 2 tanggal 28. - Kerjasama berlangsung selama 3 tahun. - Investasi awal dikembalikan 100% setelah akhir dari perjanjian selesai atau tahun ke 3. - Investor mendapatkan laporan pembukuan setiap bulan.PengupasanDaurUlang KertasPlastik Penutup Dengan pengalaman dan riset yang telah kami kembangkan selama lebih dari setahun ini kami yakin dan optimis mampu menjadi perusahaan inti dalam bisnis ini yang siap berkembang dan bersaing di pasar global. Dengan managemen yang matang dan pengelolaan yang baik kami yakin usaha dibisnis ini akan selalu berkesimnambungan dengan baik, karena di usaha ini memiliki keuntungan dan kelebihan tersendiri, yakni : - Aman Sebab produk yang kita produksi ini tidak ada kadaluarsa dan akan terus selalu tersedia bahannya karena yang kita produksi adalah sisa hasil produksi atau sisa kemasan sebuah produk yang mana dibutuhkan di Indonesia ini yang sedang berkembang. - Pasti Plastik yang kami produksi merupakan bahan yang bisa diolah kembali menjadi bahan setengah jadi yang sangat dibutuhkan pabrik-pabrik pengolahan plastik, disamping itu kami sudah berkerjasama dengan pabrik peleburan plastik di Surabaya yang siap menampung produksi kami berapapun jumlahnya. - Menjanjikan Karena selama ini dan sekarang ini banyak barang dan bahan yang dialihkan atau diganti ke bahan plastik. Apalagi untuk daur ulang kertas selain untuk pembuatan Eggtray dan Asbes bila berhasil dijadikan Furniture yang cantik, elegan dan awet maka akan diminati pasar luar negeri. 11.

Terima Kasih Sumber :
alanpradikayudha1992.blogspot.com 

PROPOSAL PEMBUATAN TAS PLASTIK DAN PRODUK SERUMPUN


LATAR BELAKANG
Dengan semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi makro Indonesia akhir-akhir ini, maka semakin cepat pula perputaran perdagangan antar individu, kelompok, perusahaan serta yang tidak kalah penting yaitu pasar tradisional. Dan gejala tersebut tentunya harus diimbangi pula dengan perbaikan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun alam serta pendukungnya.
Apabila mencermati dan memperhatikan keadaan tersebut di atas, sebenarnya di dalam perubahan tersebut terdapat kesempatan bagi kita untuk berbuat sesuatu yang dapat membantu mempercepat perputaran roda ekonomi tersebut. Kesempatan di sini dapat kita terjemahkan sebagai hal yang mendasari penulis untuk berbuat sesuatu yang dapat bermanfaat baik pribadi, orang lain maupun sekelompok masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Adapun salah satu hal yang dapat kita perbuat dalam hal ini adalah menciptakan/ membuat salah satu sarana pendukung dalam dunia perdagangan. Salah satu sarana yang sangat diperlukan dalam dunia perdangangan tersebut yaitu Tas plastik/plastik pembungkus atau dalam bahasa sehari-hari lebih dikenal dengan nama Tas kresek, di mana permintaan barang tersebut akhir-akhir ini cukup tinggi sehingga beberapa distributor kewalahan memenuhi permintaan tersebut. Dan selain itu dapat untuk memberdayakan sampah plastik yang berada di daerah lingkungan tersebut
Atas dasar itulah maka penulis memberanikan diri untuk mencoba menggandeng pihak lain untuk bekerja sama dalam pembuatan tas plastik tersebut. Dan dalam pembuatan tas plastik tersebut tidak tertutup kemungkinan juga dibuat atau diproduksi barang-barang serumpun guna efisiensi mesin.
PASAR                                                                                       

Berbicara tentang Tas plastik/Tas kresek, tentunya kita tidak dapat terlepas dari kegiatan dunia perdagangan secara luas. Karena dalam dunia perdagangan baik yang bersifat tradisionil maupun modern, sekarang ini peran Pembungkus/Packing serta tas penjinjing sudah didominasi oleh barang yang berbahan plastik. Sedemikian tingginya permintaan akan barang-barang tersebut, maka suplai dari distributor ke tingkat pengecer di pasar-pasar kadang tersendat. Sehingga untuk saat ini dan akan datang pembuatan.produksi tas plastik akan semakin cerah, apalagi dengan cukup tersedianya bahan-bahan baku yang relatif mudah didapat. Adapun pasar yang masih terbuka lebar itu antara lain di Jawa Tengah misalnya Semarang, Jogja, Solo. Untuk sementara target pasar yang akan kita perkirakan adalah 3,8 ton / hari yang meliputi 3 Distributor dan 5 Sub Distributor yang meliputi daerah Jawa Tengah. Target tersebut kita sesuaikan dengan kapasitas produksi dari mesin yang akan kita buat, tetapi pada masa yang akan datang tentunya akan lebih kita tingkatkan.

ALAT PRODUKSI
Alat-alat produksi dan penunjangnya meliputi :
Lahan / Tempat
Mesin – mesin produksi
Sarana distribusi / Transportasi
Bahan baku
Sumber Daya Manusia / SDM

LAHAN / TEMPAT
Tempat / lokasi yang akan digunakan untuk produksi yaitu di daerah sekitar wilayah Klaten ,Jawa Tengah. Dipilih lokasi tersebut dikarenakan beberapa faktor antara lain : SDM masih relatif banyak dan murah, dekat dengan sumber bahan baku, akses jalur distribusi cukup baik, harga sewa lahan cukup murah, sehingga efisiensi dapat kita jaga untuk kedepannya. Adapun lahan yang diperlukan untuk kegiatan ini adalah 1000 (seribu) M2.

MESIN - MESIN PRODUKSI
Mesin – mesin produksi yang akan dipergunakan dalam kegiatan produksi meliputi :

2 (dua) Unit mesin Peniup / Blowing Machine Kapasitas 2000 kg / 24 jam.
2 (dua) Unit mesin Potong / Cutting Machine Kapasitas 2000 kg / 24 jam.
1 (satu) Unit mesin Pon / Pembuat Lubang.
1 (satu) Unit Mixer.
2 (dua) Unit mesin Pengering / Hopper Dryer.
1 (satu) Unit Compressor 25 HP.
1 (satu) Unit mesin Cruser / Recycle Machine Kapasitas 4500 kg / 24 jam.
1 (satu) Unit mesin pellet Kapasitas 2500 kg / 24 jam

SARANA DISTRIBUSI
Untuk menunjang kelancaran distribusi produk sebanyak 3,8 ton /hari, diperlukan dibutuhkan 1 (satu) Unit Truk / Box sedang (Engkel).

BAHAN BAKU
Ada bermacam henis bahan baku yang beredar di pasar, antara lain :
PE
SE
PET
HDPE
Limbah Plastik / Bahan Daur Ulang
Dalam produksi Tas Plastik ini, Bahan yang akan digunakan yaitu berjenis HDPE.
Akan tetapi dalam kegiatan produksi ini kita mengolah sendiri dari bahan mentah yang antara lain dari bahan-bahan plastik bekas.
Dengan begitu tidak akan ketergantungan bahan baku dari pihak lain, dan dalam soal harga pun dapat ditekan, sehingga dalam kegiatan produksi ini benar-benar Efisiensi yang akan kita terapkan.
SDM
Dalam proses / kegiatan produksi SDM yang dibutuhkan antara lain :
1 (satu) Orang Kepala / Manager
1 (satu) Orang Kepala Mekanik
2 (dua) Orang Staff (Administrasi dan Pemasaran)
3 (tiga) Orang Operator Mesin
3 (tiga) Orang Pembantu / Kenek
6 (enam) Orang Tenaga Packing
1 (satu) Orang Driver / Pengemudi
2 (dua) Orang Cleaner
3 (tiga) Orang bagian Security / Keamanan

PRODUK SERUMPUN
Di dalam kegiatan produksi ini ada beberapa jenis produk yang juga dapat diproduksi dengan menggunakan mesin yang sama.
Barang-barang yang dapat dibuat itu antara lain :
Tas Plastik / Tas Kresek dengan berbagai ukuran
Kantong Plastik / Kantong Gula dengan berbagai ukuran
Polly Bag (untuk keperluan pembibitan tanaman)
Kantong sampah untuk keperluan Hotel, Kantor, Apartemen, dll

BIAYA PRODUKSI, PENDAPATAN & BEP INVESTASI AWAL :
Biaya Instal mesin Rp 100.000.000
Sewa lahan 1000 M2 – 10 tahun Rp 15.000.000/th Rp 150.000.000
Stock bahan baku 7 hari pertama :
Sebanyak 3,8 ton X 7 = 26,6 ton bahan jadi Rp 10.000/kg Rp 266.000.000
Sebanyak 4 ton X 7 = 28 ton limbah Rp 6.000/kg Rp 168.000.000
Bangunan Rp 150.000.000
Truk Box Engkel 1 Unit Rp 75.000.000
Mobil Operasional 1 Unit Rp 75.000.000
Motor Operasional 1 Unit Rp 12.500.000
Peralatan Kantor : furniture, computer, AC, atk, dll Rp 15.000.000
Mesin-mesin :
Mesin Peniup / Blow 2 (dua) Unit Rp 300.000.000 Rp 600.000.000
Mesin Potong / Cutting 2 (dua) Unit Rp 180.000.000 Rp 360.000.000
Mesin Pon / Pelubang 1 (satu) Unit Rp 15.000.000
Mixer 1 (satu) Unit Rp 10.000.000
Mesin Pengering /Dryer 2 (dua) Unit Rp 30.000.000 Rp 60.000.000
Compressor 25 HP 1 (satu) Unit Rp 20.000.000
Mesin Cruser / Recycle 1 (satu) Unit Rp 300.000.000
Mesin Resin / Recycle 1 (satu) Unit Rp 500.000.000
Deposit Cadangan Rp 100.000.000
Sub Total Rp2.841.500.000

BIAYA OPERASIONAL
Listrik / bulan Rp 25.000.000
Telpon / bulan Rp 2.500.000
BBM Rp 10.000.000
Lain-lain (Parkir / Tol) Rp 1.000.000
ATK Rp 300.000
Aqua / air minum Rp 300.000
Koordinasi : RT/RW/LURAH/CAMAT/POLISI Rp 3.000.000
Sub Total Rp 42.100.000
GAJI KARYAWAN PER BULAN
Kepala Pabrik / Manager Rp 5.000.000
Kepala Produksi / Mekanik 2 x Rp 2.500.000 Rp 5.000.000
Staff administrasi / Pemasaran 2 x Rp 1.500.000 Rp 3.000.000
Operator 3 x Rp 700.000 Rp 2.100.000
Pembantu / Kenek 3 x Rp 500.000 Rp 1.500.000
Bagian Packing 6 x Rp 525.000 Rp 3.150.000
Pengemudi 1 x Rp 700.000 Rp 700.000
Satpam/Keamanan 3 x Rp 700.000 Rp 2.100.000
Cleaner 2 x Rp 400.000 Rp 800.000
Sub Total Rp 23.350.000
Jadi total investasi awal adalah : Rp 2.906.950.000
(DUA MILYAR SEMBILAN RATUS ENAM JUTA SEMBILAN RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH )

PENDAPATAN
Kapasitas Produksi Resin (Pelet): 2500kg / hari 20 jam
Kapasitas Produksi Plastik Kresek: 2000kg / hari 20 jam
Jumlah hari kerja 25 hari kerja / bulan
Harga Jual Produk Plastik Kresek Rp 15.000 / kg
Harga Jual Produk Resin (Pelet) Rp 10.000 / kg
Pendapatan Produk Resin (Pelet):
Bahan Baku limbah Rp 6.000 /kg x 2500 kg = Rp 15.000.000
Harga setelah proses biji Rp 10.000 /kg x 2500 kg = Rp 25.000.000
Keuntungan Bahan = Rp 10.000.000
Pendapatan Plastik Kresek:
Bahan Baku Rp 10.000 /kg x 2000 kg = Rp 20.000.000
Harga setelah proses Rp 15.000 /kg x 2000 kg = Rp 30.000.000
Keuntungan Bahan = Rp 10.000.000
Total Keuntungan Per Hari = Rp10.000.000 + Rp 10.000.000 = Rp 20.000.000
Total Keuntungan Per Bulan = 25 hari x Rp 20.000.000 = Rp 500.000.000
Dikurangi Waste produksi 10% perbulan=Rp 50.000.000 = Rp 50.000.000
Dikurangi biaya Operasional per bulan = Rp 42.100.000 = Rp 42.100.000
Dikurangi biaya gaji pegawai per bulan = Rp 23.350.000 = Rp 23.350.000+
= Rp 115.450.000
Pendapatan bersih perbulan = Rp 500.000.000– Rp 115.450.000 = Rp 384.550.000
Pendapatan per tahun = Rp 384.550.000 x 12 bulan = Rp4.614.600.000
Melihat proyeksi usaha tersebut di atas, maka penulis berkeyakinan bahwa Modal Usaha akan kembali pada perhitungan bulan ke 8 atau selambat-lambatnya pada bulan ke 10.
SHARING KEUNTUNGAN
Kami sebagai pelaksana Operasional usaha tersebut menghendaki pembagian keuntungannya adalah 50% banding 50%.
Jadi 50% Keuntungan bersih untuk Pemilik Modal
50% Keuntungan bersih untuk Pelaksana Usaha dan Tim


KESIMPULAN

Bahwa melihat masa depan permintaan akan Kantong Plastik / Tas Plastik tersebut yang terus meningkat, maka penulis berkesimpulan bahwa usaha tersebut sangat cerah di masa datang dan sangat menguntungkan bagi pemilik modal yang akan berinvestasi pada bidang usaha ini.

Terima Kasih Sumber :
http://alanpradikayudha1992.blogspot.com